Politik

Hadiri Pelantikan Pengurus HKTI se-Kalbar, Gubernur Ria Norsan Ajak Perkuat Pertanian sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

4 minggu yang lalu 58 views
Gambar Hadiri Pelantikan Pengurus HKTI se-Kalbar, Gubernur Ria Norsan Ajak Perkuat Pertanian sebagai Penggerak Ekonomi Dae...

TeropongKalimantan – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah sekaligus penopang ketahanan pangan nasional. Komitmen tersebut kembali ditegaskan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat masa bakti 2026–2031 di Istana Rakyat, Sabtu (27/6/2026). Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal HKTI, Abdul Kadir Karding, yang ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada 14 DPC HKTI kabupaten dan kota di Kalimantan Barat sebagai simbol dimulainya amanah organisasi dalam memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan petani. Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa HKTI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan sektor pertanian yang berdaya saing, modern, dan berkelanjutan. Menurutnya, pertanian masih menjadi salah satu sektor utama yang menopang perekonomian Kalimantan Barat serta menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. 

"HKTI bukan sekadar organisasi profesi, tetapi menjadi garda terdepan dalam mendampingi petani. Saya berharap pengurus yang baru segera memetakan potensi pertanian di masing-masing daerah sehingga mampu bersinergi dengan program pembangunan pemerintah," ujar Norsan. Ia menilai setiap kabupaten dan kota di Kalimantan Barat memiliki karakteristik komoditas unggulan yang berbeda. Karena itu, pemetaan potensi wilayah menjadi langkah penting agar pengembangan sektor pertanian dapat dilakukan secara tepat sasaran, mulai dari peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan petani, hingga perluasan akses pasar. Gubernur juga mengingatkan bahwa sektor pertanian saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, ketidakpastian cuaca, fluktuasi harga komoditas, hingga perubahan dinamika pasar global. 

Dalam kondisi tersebut, HKTI diharapkan mampu menjadi jembatan informasi bagi petani dalam mengakses inovasi, teknologi pertanian modern, serta berbagai program pemerintah. Selain peningkatan produktivitas, Norsan juga menekankan pentingnya regenerasi petani. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi kunci keberlanjutan sektor pertanian di masa depan. Pemanfaatan teknologi tepat guna, mekanisasi pertanian, digitalisasi pemasaran, hingga pengembangan pertanian berbasis inovasi diyakini mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Ia juga menyoroti pentingnya memperkuat kelembagaan kelompok tani agar memiliki posisi tawar yang lebih baik dalam rantai distribusi hasil pertanian. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, lanjutnya, terus berupaya membuka akses pemasaran yang lebih luas sehingga petani tidak hanya bergantung pada sistem perdagangan konvensional maupun tengkulak. "Penguatan kelembagaan petani akan memberikan nilai tambah bagi hasil produksi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. 

Baca Juga

Rekomendasi

Pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung pemasaran produk unggulan Kalimantan Barat agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional," katanya. Menurut Norsan, pengembangan sektor pertanian juga perlu diarahkan pada hilirisasi produk agar komoditas yang dihasilkan tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi memiliki nilai tambah melalui proses pengolahan. Langkah tersebut dinilai mampu meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat perekonomian daerah. Mengakhiri sambutannya, Gubernur mengajak seluruh jajaran HKTI menjaga integritas organisasi dan menjadikan kepentingan petani sebagai prioritas utama dalam setiap program kerja. "Saya ingin HKTI menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat, saya yakin pertanian Kalimantan Barat akan semakin maju, tangguh, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. Sementara itu, Sekretaris Jenderal HKTI, Abdul Kadir Karding, menyampaikan bahwa pelantikan pengurus DPC HKTI se-Kalimantan Barat merupakan bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat daerah.

 Organisasi yang solid, menurutnya, menjadi modal penting dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan petani. Ia juga menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Ketua Umum HKTI Sudaryono, yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian, HKTI telah berada dalam satu barisan yang solid tanpa lagi mengalami perpecahan organisasi. "Tidak ada cerita kita bisa bekerja kalau kita pecah. Organisasi yang kuat lahir dari kebersamaan dan semangat untuk melayani petani," tegasnya. Karding mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap penguatan organisasi HKTI di daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, organisasi petani, dunia usaha, perguruan tinggi, serta lembaga penelitian akan menjadi faktor penting dalam mewujudkan visi Presiden RI Prabowo Subianto mengenai kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan nasional. Ia menegaskan bahwa seluruh pengurus HKTI harus memiliki semangat pengabdian dan bekerja nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

 "Satu-satunya syarat menjadi bagian dari HKTI adalah memiliki kemauan untuk bekerja, mengabdi, dan berjuang demi kesejahteraan petani. Itulah semangat yang harus terus kita jaga," ujarnya. Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kalimantan Barat, jajaran Pengurus DPD HKTI Provinsi Kalimantan Barat, Tenaga Ahli Utama sekaligus Wakil Sekjen Humas HKTI, Direktur Tindakan Karantina Tumbuhan, Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Wilayah Kalimantan, serta perwakilan kelompok tani dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Melalui penguatan kelembagaan HKTI hingga tingkat daerah, diharapkan berbagai program pemberdayaan petani dapat berjalan lebih efektif sehingga sektor pertanian mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi, menjaga ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat secara berkelanjutan. *Redaksi*

Berita Terkait

Kategori Sama

 

gubernur ria norsan ajak perkuatgubernur ria norsan ajak perkuat