Nasional

Massa Aliansi Pemuda Kalimantan dan Sumatera Segel Kantor Pusat PLN, Tuntut Evaluasi Direksi

3 minggu yang lalu 99 views
Gambar Massa Aliansi Pemuda Kalimantan dan Sumatera Segel Kantor Pusat PLN, Tuntut Evaluasi Direksi - massa segel kantor p...

JAKARTA – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Kalimantan dan Sumatera menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pusat PT PLN (Persero) di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap pemadaman listrik yang dinilai masih kerap terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatera massa segel kantor pln tuntut.

Sekitar 150 peserta aksi membawa bendera Merah Putih serta berbagai spanduk yang berisi tuntutan agar pemerintah dan manajemen PLN segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di kedua pulau tersebut massa segel kantor pln tuntut.

Dalam orasinya, massa menilai pemadaman listrik yang terjadi secara berulang telah memberikan dampak luas terhadap aktivitas masyarakat, dunia usaha, sektor pendidikan hingga pelayanan publik. Mereka meminta PLN mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang menyebabkan gangguan pasokan listrik.

Baca Juga

Rekomendasi

Tuntut Evaluasi Direksi PLN

Selain mendesak penghentian pemadaman listrik bergilir, massa juga meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran direksi PT PLN (Persero).

Menurut mereka, peningkatan kualitas layanan kelistrikan harus menjadi prioritas utama perusahaan sebagai badan usaha milik negara (BUMN) yang memiliki tanggung jawab menyediakan listrik secara andal, merata, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

Dalam aksinya, demonstran turut meminta Presiden Republik Indonesia melakukan evaluasi terhadap jajaran direksi PLN apabila dinilai tidak mampu menyelesaikan persoalan yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik.

Berita Terkait

Kategori Sama

Desak Audit Tata Kelola Energi

Tidak hanya itu, massa juga mendesak lembaga negara seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan Kejaksaan Agung untuk melakukan pemeriksaan terhadap tata kelola perusahaan, termasuk pengelolaan energi primer yang digunakan dalam operasional pembangkit listrik.

Salah satu isu yang menjadi sorotan peserta aksi adalah transparansi dalam pengadaan dan distribusi batu bara sebagai bahan bakar utama pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Mereka menilai audit yang komprehensif diperlukan untuk memastikan seluruh proses pengadaan energi primer berjalan sesuai ketentuan, mulai dari perencanaan kebutuhan, penggunaan anggaran, hingga pelaksanaan distribusi kepada pembangkit.

Pasokan Batu Bara Masih Menjadi Faktor Strategis

Berdasarkan berbagai informasi dari sumber terbuka, batu bara masih menjadi sumber energi dominan dalam bauran pembangkitan listrik nasional. Karena itu, kelancaran rantai pasok energi primer memiliki peran penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan, khususnya di wilayah yang masih bergantung pada pembangkit berbahan bakar batu bara.

Di sisi lain, pemerintah bersama PLN terus menjalankan program peningkatan keandalan sistem melalui pembangunan jaringan transmisi, gardu induk, pembangkit baru, serta digitalisasi pemantauan jaringan. Meski demikian, sejumlah daerah masih menghadapi tantangan berupa gangguan jaringan, pemeliharaan pembangkit, hingga keterbatasan infrastruktur yang dapat memicu pemadaman listrik.

Aksi Ditutup dengan Penyegelan Simbolis

Aksi unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Para peserta secara bergantian menyampaikan aspirasi melalui mobil komando yang diparkir di depan Kantor Pusat PLN.

Menjelang berakhirnya aksi, massa melakukan penyegelan secara simbolis terhadap Kantor Pusat PLN sebagai bentuk protes atas tuntutan yang mereka sampaikan.

Hingga aksi selesai, kegiatan berlangsung dalam kondisi kondusif tanpa adanya laporan bentrokan maupun gangguan keamanan yang berarti.

PLN Terus Berupaya Meningkatkan Keandalan Listrik

Dalam beberapa tahun terakhir, PLN secara konsisten menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui transformasi perusahaan, penguatan sistem kelistrikan nasional, percepatan digitalisasi operasional, serta peningkatan keandalan pasokan listrik di berbagai daerah.

Perseroan juga terus mengembangkan infrastruktur kelistrikan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, pemerataan elektrifikasi, serta memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dan sektor industri di seluruh Indonesia.

#kalimantan #pln