. KATINGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat upaya pemberantasan narkotika menyusul bentrokan yang terjadi saat operasi penegakan hukum di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang anggota kepolisian meninggal dunia dan dua personel lainnya sebelumnya dilaporkan hilang. Bupati Katingan, Saiful, meminta camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing agar tidak menjadi tempat berkembangnya peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. "Bersama-sama kita harus menjaga lingkungan masing-masing agar tidak menjadi tempat berkembangnya peredaran narkoba," ujar Saiful, Jumat (3/7/2026). Menurut Saiful, pemberantasan narkotika tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Dukungan seluruh lapisan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah peredaran narkoba hingga ke tingkat desa. Ia juga mengimbau para pejabat daerah untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus mendukung langkah aparat dalam penegakan hukum. "Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab kita bersama. Mari bersatu menjaga Katingan agar tetap aman dan melindungi generasi penerus dari bahaya narkotika," tegasnya. Kronologi Bentrokan Peristiwa tersebut berawal dari operasi Satresnarkoba Polres Katingan setelah menerima informasi masyarakat mengenai dugaan maraknya peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei pada Rabu (1/7/2026). Hasil penyelidikan mengarah kepada dua target operasi yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. Tim gabungan yang dipimpin Kasatresnarkoba kemudian diberangkatkan menuju lokasi dengan melibatkan 12 personel. Berdasarkan keterangan resmi kepolisian, operasi sempat berhasil mengamankan salah satu target. Namun situasi berubah ketika petugas mendapat perlawanan menggunakan senjata tajam dari sejumlah orang di lokasi. Dalam kondisi yang dinilai membahayakan keselamatan petugas, polisi melakukan tindakan tegas terukur yang mengakibatkan seorang penyerang meninggal dunia. Peristiwa tersebut kemudian memicu kedatangan massa yang disebut membawa senjata tajam dan senjata api rakitan hingga mengepung personel kepolisian yang sedang bertugas. Tim kemudian melakukan upaya penyelamatan diri sambil menunggu bantuan dari Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah. Sejumlah anggota kepolisian berusaha menyelamatkan diri dengan menyeberangi sungai. Dalam proses tersebut, beberapa personel diduga mengalami kelelahan akibat derasnya arus. Setelah situasi dapat dikendalikan, tim gabungan melakukan penyisiran dan menemukan Aipda Yudhi Perdana Putra dalam keadaan meninggal dunia dengan luka serius di bagian kepala. Ajak Masyarakat Bersatu Menanggapi peristiwa tersebut, Bupati Saiful mengajak masyarakat menjadikan narkoba sebagai musuh bersama serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan warga dalam mencegah peredaran narkotika. Ia berharap kolaborasi seluruh elemen dapat menciptakan Kabupaten Katingan yang aman, sehat, serta terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Redaksi TK bupati katingan ajak perangi narkoba.
bupati katingan ajak perangi narkoba.