TEROPONGKALIMANTAN.COM – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) meyakini pembangunan tahap kedua Ibu Kota Nusantara yang berlangsung pada periode 2025–2029 akan memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur, khususnya wilayah yang berada di sekitar kawasan pembangunan otorita ikn optimis pembangunan tahap.
Optimisme tersebut disampaikan Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN, Mia Amalia, yang menyebut dampak ekonomi pembangunan IKN diperkirakan terus meningkat seiring berlanjutnya pembangunan infrastruktur dan penguatan aktivitas ekonomi di kawasan penyangga otorita ikn optimis pembangunan tahap.
"Dampak ekonomi diperkirakan semakin meningkat pada periode pembangunan IKN tahap dua (2025–2029)," ujar Mia Amalia di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Sabtu.
Pertumbuhan Ekonomi Penajam Paser Utara Tertinggi
Berdasarkan hasil kajian Otorita IKN terhadap pembangunan tahap pertama yang berlangsung pada 2022–2024, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebagai wilayah inti pembangunan mencatat pertumbuhan ekonomi sekitar 19,9 persen.
Angka tersebut disebut lebih tinggi dibandingkan kabupaten dan kota lain di Provinsi Kalimantan Timur selama periode yang sama.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Timur tercatat sekitar 3,7 persen, yang menurut Otorita IKN didorong oleh meningkatnya belanja pemerintah dan masuknya investasi, terutama pada sektor konstruksi sebagai salah satu kontributor utama pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
Fokus Beralih dari Konstruksi ke Penguatan Ekonomi Daerah
Memasuki pembangunan tahap kedua, Otorita IKN menargetkan manfaat ekonomi tidak hanya berasal dari aktivitas konstruksi semata.
Pengembangan diarahkan pada penguatan rantai pasok lokal, peningkatan kapasitas tenaga kerja, keterlibatan pelaku usaha daerah, serta pengembangan berbagai sektor ekonomi produktif yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.
Menurut Mia Amalia, strategi tersebut diharapkan mampu memperkuat transformasi ekonomi Kalimantan Timur dari sektor berbasis sumber daya alam menuju sektor yang lebih berkelanjutan dan kompetitif.
Superhub Ekonomi Nusantara Jadi Penggerak Pertumbuhan
Otorita IKN juga mengembangkan konsep Superhub Ekonomi Nusantara (SEN) sebagai strategi memperluas manfaat pembangunan ibu kota baru ke wilayah penyangga.
Melalui konsep tersebut, keterhubungan ekonomi antara Kabupaten Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Kota Balikpapan, Kota Samarinda, hingga daerah lain di Kalimantan diharapkan semakin kuat.
Kebutuhan barang dan jasa, logistik, transportasi, perdagangan, akomodasi, hingga sektor pendukung lainnya diproyeksikan terus meningkat sejalan dengan perkembangan pembangunan IKN.
Keberhasilan IKN Dinilai dari Manfaat bagi Masyarakat
Otorita IKN menegaskan keberhasilan pembangunan ibu kota baru tidak hanya diukur dari jumlah infrastruktur yang berhasil dibangun.
Lebih dari itu, indikator utama keberhasilan adalah sejauh mana pembangunan mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, memperkuat dunia usaha lokal, serta meningkatkan kesejahteraan daerah di sekitar kawasan IKN.
Dengan pendekatan tersebut, pembangunan IKN diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu memberikan dampak jangka panjang bagi Kalimantan Timur maupun kawasan Indonesia bagian timur.
Tag
IKN, Otorita IKN, pembangunan IKN tahap 2, ekonomi Kalimantan Timur, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Superhub Ekonomi Nusantara, investasi IKN, pertumbuhan ekonomi Kalimantan, pembangunan Nusantara.