Pertahanan

Indonesia Perkuat Sistem Rudal, KHAN di Kaltim dan BrahMos dari India

1 minggu yang lalu 145 views
Gambar Indonesia Perkuat Sistem Rudal, KHAN di Kaltim dan BrahMos dari India - indonesia perkuat sistem rudal khan

JAKARTAIndonesia memperkuat pertahanan dengan modernisasi sistem rudal sebagai bagian dari strategi menjaga kedaulatan negara di tengah meningkatnya dinamika keamanan global. Meski tidak terlibat dalam konflik yang terjadi di Timur Tengah, pemerintah terus meningkatkan kesiapan alat utama sistem persenjataan (alutsista) guna mengantisipasi berbagai potensi ancaman di kawasan.

Penguatan pertahanan tersebut mencakup peningkatan kemampuan pertahanan udara, laut, dan darat melalui modernisasi berbagai sistem senjata, termasuk rudal pertahanan dan rudal serang berpresisi tinggi.

Penguatan Pertahanan Menjadi Prioritas Nasional

Di tengah meningkatnya tensi geopolitik internasional, pemerintah menegaskan bahwa modernisasi alutsista merupakan bagian dari program jangka panjang untuk memperkuat kemampuan pertahanan nasional.

Baca Juga

Rekomendasi

Sejumlah sistem persenjataan TNI Angkatan Udara diketahui telah menggunakan rudal udara ke udara, seperti keluarga AIM-120 AMRAAM dan AIM-9 Sidewinder, yang berfungsi meningkatkan kemampuan pesawat tempur dalam menghadapi ancaman dari udara.

Sementara itu, pemerintah juga melanjutkan upaya modernisasi melalui pengadaan berbagai sistem rudal yang dinilai mampu meningkatkan efek tangkal (deterrence) Indonesia terhadap potensi ancaman eksternal.

Pengiriman Rudal KHAN Dimulai dari Kalimantan Timur

Selain memperkuat kemampuan pertahanan udara, Indonesia juga mulai meningkatkan kemampuan serangan darat melalui pengadaan rudal balistik taktis KHAN buatan Turki. Berdasarkan keterangan yang telah dikonfirmasi TNI Angkatan Darat, batch pertama sistem rudal KHAN telah ditempatkan di Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 18 di Kalimantan Timur sebagai bagian dari proses pengadaan alutsista strategis. Gelombang pengiriman berikutnya direncanakan menyusul sebelum sistem tersebut diserahterimakan secara penuh kepada TNI AD.

Berita Terkait

Kategori Sama

Penempatan awal di Kalimantan Timur dinilai memiliki nilai strategis karena berada di bawah wilayah Kodam VI/Mulawarman dan berdekatan dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). TNI AD menyebut lokasi tersebut dipilih sebagai bagian dari konsep pertahanan nasional dan penguatan daya tangkal Indonesia.

Indonesia Perkuat Daya Gentar Lewat Rudal BrahMos

Selain sistem rudal KHAN, Indonesia juga memperkuat kemampuan serangnya melalui pengadaan rudal jelajah supersonik BrahMos hasil kerja sama India dan Rusia. Kesepakatan pengadaan tersebut diumumkan dalam kerja sama pertahanan Indonesia–India dan menjadi salah satu langkah modernisasi alutsista nasional. Paket kerja sama tidak hanya mencakup sistem rudal, tetapi juga pelatihan operator, dukungan teknis, serta infrastruktur pendukung.

Pengadaan BrahMos dipandang akan meningkatkan kemampuan pertahanan pantai (coastal defense) sekaligus memperkuat efek tangkal (deterrence) Indonesia dalam menjaga wilayah kedaulatan dan jalur strategis nasional. Namun demikian, TNI AL menyatakan implementasi operasional sistem tersebut masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Kementerian Pertahanan.

Analisis : Modernisasi Selaras dengan Strategi Minimum Essential Force

Berdasarkan informasi dari dokumen terbuka Kementerian Pertahanan, pemberitaan resmi pemerintah, serta publikasi lembaga riset pertahanan internasional seperti SIPRI (Stockholm International Peace Research Institute) dan The Military Balance yang diterbitkan IISS (International Institute for Strategic Studies), Indonesia dalam beberapa tahun terakhir memang menjalankan program modernisasi alutsista sebagai bagian dari penguatan kemampuan pertahanan nasional.

Sejumlah analis pertahanan menilai modernisasi tersebut juga mempertimbangkan perkembangan lingkungan strategis di kawasan Indo-Pasifik, meningkatnya kompleksitas ancaman nontradisional, serta kebutuhan menjaga keamanan wilayah laut, udara, dan objek vital nasional, termasuk kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Namun demikian, hingga saat ini tidak terdapat pernyataan resmi yang mengaitkan langsung seluruh pengadaan rudal Indonesia dengan konflik Timur Tengah. Pemerintah secara konsisten menyampaikan bahwa modernisasi alutsista dilakukan untuk kepentingan pertahanan negara dan menjaga kedaulatan wilayah sesuai kebijakan pertahanan nasional.

Pemerintah Tegaskan Bersifat Defensif

Pemerintah menegaskan bahwa penguatan pertahanan Indonesia merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas nasional, melindungi wilayah kedaulatan, serta meningkatkan kesiapan TNI menghadapi berbagai tantangan keamanan yang berkembang.

Modernisasi sistem rudal dan alutsista lainnya diharapkan mampu meningkatkan daya tangkal Indonesia tanpa mengubah prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi landasan diplomasi nasional.

Tag Berita

Indonesia, Modernisasi Alutsista, Sistem Rudal Indonesia, Rudal BrahMos, TNI, TNI AU, Kementerian Pertahanan, Pertahanan Nasional, IKN, Keamanan Nasional, indonesia perkuat sistem rudal khan,indonesia perkuat sistem rudal khan
 

Hashtag

#Indonesia #PertahananNasional #ModernisasiAlutsista #BrahMos #TNI #KementerianPertahanan #KeamananNasional #IKN #Geopolitik #IndoPasifik